RSS

Stagnasi Tanjung Priok: Peti Kemas di Jalur Merah Masih Terlantar

04 Jul

130703_pelabuhan tanjung priok 1.jpg

BISNIS.COM, JAKARTA—Ribuan bok peti kemas impor kategori jalur merah yang mesti diperiksa fisik atau behandle di JICT dan TPK Koja  pelabuhan Tanjung Priok, sampai dengan hari ini, Rabu (3/7) masih terlantar karena belum mendapat pelayanan dari kantor Bea dan Cukai.

Kondisi ini sekaligus memperparah waktu tinggal kontainer (dwelling time) jalur tersebut dari sebelumnya (April) rata-rata 10-13 hari kini (Juni) menjadi 13-17 hari.

Rangkaian dwelling time terhadap kontainer di jalur merah yang mesti di behandle itu mulai dari terbit surat pemberitahuan jalur merah (SPJM) dari Bea dan Cukai, pengajuan relokasi kontainer dari terminal peti kemas asal ke lokasi behandle atau yang dikenal dengan istilah  BAT, proses angsur  kelokasi behandle, pemeriksaan fisik peti kemas sampai terbit surat perintah pengeluaran barang (SPPB) dan kemudian peti kemas keluar dari pelabuhan (lihat tabel).

Hasil investigasi Bisnis di pelabuhan Tanjung Priok diperoleh data, sampai dengan hari ini, Rabu (3/7/2013) masih terdapat 733 bok peti kemas atau setara 976 twentyfoot equivalent units (TEUs) yang sudah SPJM dan masuk ke lokasi behandle dari JICT tetapi belum dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Priok.

Baca selengkapnya ……

Sumber : http://www.bisnis.com/stagnasi-tanjung-priok-peti-kemas-di-jalur-merah-masih-terlantar

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 4, 2013 in Headline Media

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: