RSS

SISTEM INAPORTNET: Pelindo II gandeng 7 instansi

22 Jun

SISTEM INAPORTNET: Pelindo II gandeng 7 instansi

Oleh Berliana Elisabeth

Kamis, 21 Juni 2012 | 18:16 WIB

Large_dsc_5733

JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia II bersama-sama tujuh instansi terkait pelabuhan menandatangani kesepakatan untuk penerapan Inaportnet di Pelabuhan Tanjung Priok. Sistem ini dibangun Pelindo II senilai Rp500 miliar untuk meningkatkan produktifitas dan memangkas biaya logistik nasional.Inaportnet ini merupakan sistem layanan tunggal yang mengintegrasikan layanan kebutuhan administrasi perkapalan di seluruh instansi terkait di pelabuhan. Sistem ini akan dilaksanakan di bawah koordinasi Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok demi kelancaran arus barang dan kinerja pelayanan ekspor impor. Sistem ini sama seperti yang digunakan di Jerman dan Korea Selatan.“Inaportnet ini kalau baik hasilnya dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian karena akan dipasang di pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pelindo II RJ. Lino saat penandatanganan kesepakatan bersama penerapan Inaportnet dalam rangka mendukung implementasi National Single Window (NSW) di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (21/6).Nota kesepahaman Inaportnet ini ditandatangani oleh PT Pelindo II dengan Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jakarta II serta Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok.

Menurut Lino, dengan sistem Inaportnet ini  akan mempercepat implementasi NSW di Indonesia dan mendorong kelancaran arus barang serta kinerja pelayanan ekspor dan impor. Lebih jauh lagi, sistem ini menjadi salah satu persiapan menuju Asean Single Window (ASW).

“Kami targetkan dengan Inaportnet ini dapat memangkas waktu kapal di pelabuhan sebanyak 10%-15%, dengan demikian bisa menghemat penggunaan dermaga sepanjang 1,5 km, artinya kami tak perlu membangun dermaga baru di Tanjung Priok,” kata Lino.

Lino menyebutkan untuk pengadaan sistem Inaportnet pihaknya berinvestasi Rp500 miliar. Nilai ini jauh lebih kecil daripada harus membangun infrastruktur seperti dermaga. (faa)

Sumber : http://www.bisnis.com/articles/sistem-inaportnet-pelindo-ii-gandeng-7-instansi

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 22, 2012 in Headline Media

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: