RSS

PELABUHAN INDONESIA: Perluasan Kalibaru harus jadi fokus Kemenhub

19 Jun

PELABUHAN INDONESIA: Perluasan Kalibaru harus jadi fokus Kemenhub

Oleh R. Fitriana

Selasa, 05 Juni 2012 | 14:56 WIB

Large_pelabuhan_tanjungpriok

 
JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri Indonesia meminta kepada pemerintah, terutama Kementerian Perhubungan agar fokus terhadap pembangunan perluasan Kalibaru Tanjung Priok.
Hal itu dikarenakan perluasan tersebut mendesak dilakukan, apalagi Pelabuhan Tanjung Priok sudah overload dari kapasitas yang ada 5 juta Teus.
Apabila perluasan kawasan itu jadi dilakukan pada 2015 maka perluasan Kalibaru ini dapat menampung kurang lebih 9 juta Teus.
“Selama ini, ekspor Indonesia melalui Tanjung Priok mencapai sekitar 65%,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik Kadin Indonesia, Natsir Mansyur dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Selasa, 5 Juni, 2012.
Dia menyatakan perluasan Tanjung Priok dengan membangun Kalibaru harus segera direalisasikan, sehingga pada saat pemberlakuan Asean Economic Comunity (AEC) 2015 Indonesia siap.
Kadin Indonesia juga meminta kepada Kementerian Koordinator Perekonomian untuk turun tangan agar tarik menarik pembangunan perluasan Kalibaru dengan pembangunan pelabuhan Cilamaya tidak perlu terjadi.
“Pemerintah sebaiknya fokus terhadap perluasan Kalibaru Tanjung Priok, karena sudah siap pada Juli dan groundbreaking tahun ini,” ungkapnya.
Natsir menambahkan dilain pihak, pembangunan Pelabuhan Cilamaya belum siap apalagi masih mengandalkan pembiayaan pemerintah APBN yang masih jauh dari implementasi.
Kadin Indonesia berharap agar DPR dapat memfokuskan dulu perluasan di Tanjung Priok Kalibaru dibandingkan dengan Cilamaya yang masih dalam wacana.
Menurut Natsir, pembangunan Cilamaya dapat dibangun setelah perluasan Kalibaru selesai dan berfungsi dengan baik.
“Tepatnya Cilamaya mulai dibangun pada 2017, karena semua pihak harus fokus pada Kalibaru terlebih dahulu,” jelasnya.
Dunia usaha sangat berharap perluasan Tanjung Priok dapat direalisasikan agar biaya logistik dapat turun dari 17% menjadi 10% dari biaya produksi pada saat memasuki AEC 2015.(msb)

 

Sumber : http://www.bisnis.com/articles/pelabuhan-indonesia-perluasan-kalibaru-harus-jadi-fokus-kemenhub

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 19, 2012 in Headline Media

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: